Ram Punjabi Borong Saham RAAM secara Bertahap, Beli di Harga Segini

Kinerja Operasional Inti RAAM Membaik di Semester I 2026, Pendapatan Naik Jadi Rp 128,6 MiliarRAAM Siapkan Rights Issue Jumbo, Bidik Dana Ekspansi Bioskop?

“Di sisi lain, kami juga mengambil langkah-langkah tegas untuk meningkatkan efisiensi struktur permodalan.

Dengan menurunkan pinjaman dan menekan beban bunga berulang, kami membangun fondasi keuangan yang lebih kuat untuk berinvestasi pada konten, memperluas jaringan bioskop, dan menangkap peluang pertumbuhan jangka panjang industri hiburan Indonesia.” tambah dia.

Gerak Saham

Harga saham RAAM terkoreksi pada sesi I perdagangan Jumat, 25 September 2026 usai melorot lima poin atau terdepresiasi 2,86 persen ke posisi Rp170 per saham.

Saham RAAM dibuka stabil pada level Rp175 per saham, sama dengan harga penutupan perdagangan sebelumnya. Sepanjang jam perdagangan, saham ini sempat bergerak menguat hingga menyentuh level tertinggi harian di posisi Rp177.

Namun, tekanan jual mendorong harga bergerak turun hingga menyentuh titik terendah harian sekaligus menutup perdagangan di level Rp170 per saham.

Hingga sesi I, aktivitas perdagangan saham RAAM mencatatkan volume transaksi sebesar 2,62 ribu lot dengan nilai transaksi yang tergolong sepi, yakni senilai Rp45,41 juta.

Pelemahan harian ini memperpanjang tren koreksi saham RAAM pada beberapa indikator waktu historis. Secara mingguan, saham RAAM terkikis 2,30 persen di kisaran harga Rp164 hingga Rp176 per saham.

Dalam rentang satu bulan, pergerakan harganya merosot 10,53 persen pada kisaran harga Rp164 sampai Rp208 per saham. Tren penurunan makin terasa pada periode tiga bulan dengan koreksi sebesar 19,05 persen dari titik tertinggi Rp240.

Satu-satunya indikator penguatan hanya terlihat pada periode enam bulan yang mencatatkan kenaikan tipis 4,29 persen pada kisaran harga Rp148 hingga Rp254 per saham.

Secara kumulatif sepanjang tahun berjalan, performa saham RAAM masih membukukan rapor merah. Kinerja Year to Datetercatat merosot 26,72 persen.

Tekanan berlanjut pada performa tahunan yang terperosok 47,20 persen dari titik puncak Rp334 per saham.

Sementara itu, dalam jangka panjang tiga tahun, saham RAAM telah anjlok hingga 75,18 persen dari level tertingginya di posisi Rp770 per saham.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.