SMBC IndonesiaPerkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok lewat Kerja Sama dengan ADBBTPN Raup Laba Rp1,4 Triliun di Semester I 2026, ini Penopangnya
Namun, BTPN masih sedikit berada di atas SMA 20 Rp2.298. Dukungan lebih jelas terlihat pada periode yang lebih panjang.
EMA 30 berada di Rp2.287, SMA 30 Rp2.253, EMA 50 Rp2.250 dan SMA 50 Rp2.235. Seluruhnya memberikan sinyal beli.
Kondisi serupa terlihat pada EMA dan SMA periode 100 serta 200.
Artinya, tekanan harga lebih dominan pada indikator jangka pendek, sedangkan posisi terhadap moving average menengah dan panjang masih menunjukkan kondisi berbeda.
Rp2.300 Jadi Area Penting
Berdasarkan pivot klasik, Rp2.300 merupakan resistance pertamaResistance berikutnya berada di Rp2.360 dan Rp2.520, sedangkan pivot utama berada di Rp2.200.
Metode Woodie menempatkan resistance di Rp2.320 dan Rp2.370, sementara Demark mencatat resistance Rp2.330. Dengan demikian, Rp2.300-Rp2.330 menjadi zona teknikal terdekat yang perlu diperhatikan.
Di sisi bawah, SMA 20 pada Rp2.298 menjadi level terdekat, disusul EMA 30 di Rp2.287 dan SMA 30 Rp2.253.
Data tersebut menunjukkan BTPN masih menghadapi tekanan momentum jangka pendek, tetapi harga tetap berada di atas mayoritas moving average menengah-panjang.
Pergerakan terhadap Rp2.300-Rp2.330 serta Rp2.298-Rp2.287 menjadi penanda teknikal untuk membaca arah berikutnya.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.