Jadi Top Loser, Bisakah Foru Berbalik Arah di September?

RUPS Emiten Pekan Depan: FORU Right Issue, OASA Ubah Susunan PengurusASLC Siapkan Capex hingga Rp20 Miliar, Tambah 2-3 Showroom pada 2026

MA5 berada di Rp2.344, MA10 Rp2.697 dan MA20 Rp2.149,25. Harga juga berada di bawah MA100 Rp2.093,25.

Sebaliknya, FORU masih berada di atas MA50 Rp1.666,50 dan MA200 Rp1.226,90.

Pada exponential moving average, harga berada di bawah EMA5 Rp2.332,82, EMA10 Rp2.355,50, EMA20 Rp2.242,95 dan sedikit di bawah EMA50 Rp2.015,24. Namun, harga masih berada di atas EMA100 Rp1.696,28 dan EMA200 Rp1.365,07.

Kondisi ini menunjukkan tren jangka pendek masih tertekan, sementara struktur jangka lebih panjang belum sepenuhnya berubah menjadi bearish.

Level yang Perlu Dicermati pada September

Berdasarkan pivot point klasik, area Rp1.990 menjadi salah satu level penting karena berdekatan dengan S2. Level support berikutnya berada di Rp1.850, sedangkan resistance berada di Rp2.130, Rp2.410, Rp2.550 dan Rp2.690.

Dengan harga terakhir Rp1.990, area Rp2.000-Rp2.030 menjadi zona awal yang perlu dilewati untuk memperlihatkan pemulihan jangka pendek.

Jika mampu bertahan di atas area tersebut, perhatian berikutnya berada pada Rp2.130, yang berdekatan dengan MA20 dan pivot support-resistance pada beberapa metode.

Sebaliknya, apabila Rp1.990 kembali gagal dipertahankan, tekanan dapat membawa harga menguji area Rp1.850 sebagai support berikutnya.

ATR 14 yang berada di 747,14 dan dikategorikan memiliki volatilitas tinggi juga menunjukkan bahwa pergerakan FORU masih berpotensi lebar.

Dengan demikian, peluang FORU bergerak berlawanan arah pada September belum dapat dikonfirmasi hanya dari posisi sebagai top loser.

Data teknikal menunjukkan adanya beberapa sinyal yang membuka ruang technical rebound, terutama StochRSI yang berada di area rendah serta sinyal beli pada MACD dan ROC.

Namun, harga masih berada di bawah MA5, MA10, MA20 dan EMA5 hingga EMA50, sementara sejumlah oscillator masih memberikan sinyal jual.

Untuk September, konfirmasi pemulihan lebih kuat terlihat apabila FORU mampu melewati Rp2.030-Rp2.130 dan mempertahankan perdagangan di atas area tersebut.

Sebaliknya, penurunan kembali di bawah Rp1.990 akan membuat area Rp1.850 menjadi level yang perlu diperhatikan.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.