DEN Ungkap Titik Pungutan Royalti Nikel yang Bikin Kas Negara GemukIHSG Diproyeksi Masih Koreksi, Empat Saham ini Menarik Diperhatikan
Ketika jalur energi global terganggu, efeknya tidak berhenti di pompa bensin. Biaya transportasi dan pengiriman barang ikut terdorong, sementara harga berbagai kebutuhan berbasis energi berpotensi meningkat.
Ujungnya tetap sama, yakni tekanan inflasi yang kembali menghantam rumah tangga dan dunia usaha.
Inflasi yang masih tinggi juga menjadi persoalan serius bagi Federal Reserve. Tingkat inflasi Amerika Serikat masih berada jauh di atas target 2 persen bank sentral tersebut.
Wall Street bahkan mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun sebagai upaya menekan inflasi.
Berdasarkan CME FedWatch, investor memperkirakan peluang sebesar 66 persen bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuannya dalam pertemuan September.
The Fed sendiri masih akan memperoleh sejumlah data penting sebelum mengambil keputusan. Pemerintah AS pada Selasa melaporkan jumlah lowongan pekerjaan pada Juli meningkat tipis.
Sementara laporan ketenagakerjaan yang lebih lengkap untuk Agustus dijadwalkan dirilis Jumat.
Di tengah seluruh tekanan tersebut, indeks S&P 500 ditutup turun 54,67 poin menjadi 7.631,47. Dow Jones merosot 419,02 poin ke level 52.766,88, sedangkan Nasdaq jatuh 271,11 poin dan berakhir di 26.099,77.
Tekanan tidak hanya terjadi di Amerika Serikat. Bursa saham Eropa ikut melemah, sementara pasar saham Asia berakhir bervariasi.
Bagi pasar global, persoalannya kini bukan sekadar apakah perang Iran akan terus berlangsung. Investor harus menghitung efek berantainya, mulai dari harga minyak, inflasi, imbal hasil obligasi, biaya pinjaman, hingga kebijakan suku bunga.
Dengan kata lain, satu konflik geopolitik kembali berhasil mengirim tagihan ke hampir seluruh penjuru pasar keuangan.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.