Tiga Perusahaan Genggam 68,87 Persen Saham TRIN hingga Juni 2026, ini DaftarnyaTRIN Perkuat Holdwell Business Park Lewat Infrastruktur Air
Sementara itu Founder & CEO Artotel Group, Erastus Radjimin melihat Triniti Land Group baik TRIN dan juga TRUE sebagai mitra strategis yang memiliki visi pengembangan jangka panjang serta portofolio proyek yang menjanjikan.
“Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda melalui konsep hotel yang unik, modern, dan relevan dengan karakter setiap kawasan yang dikembangkan.” ungkapnya.
Gerak Saham TRIN
Harga saham TRIN terkoreksi tajam pada sesi I perdagangan Jumat, 25 September 2026 setelah ambrol 46 poin atau anjlok 14,11 persen ke posisi Rp280 per saham.
Pergerakan saham TRIN dibuka melemah di level Rp322 per saham dari harga penutupan sebelumnya yang sebesar Rp326 per saham.
Sepanjang jam perdagangan, harga tertinggi saham properti ini hanya menyentuh level penutupan sebelumnya di Rp326, sebelum akhirnya tertekan tajam hingga menyentuh batas bawah harian di Rp278.
Aktivitas transaksi saham TRIN sepanjang sesi I hari ini mencatatkan volume yang cukup ramai sebanyak 675,02 ribu lot dengan nilai transaksi mencapai Rp20,03 miliar. Adapun rata-rata harga perdagangan berada di posisi Rp297 per saham.
Pelemahan tajam pada kurun harian ini makin mempertegas tren tekanan yang membayangi saham TRIN dalam kurun jangka pendek hingga menengah. Performa mingguan mencatatkan penurunan 21,79 persen pada rentang Rp280 hingga Rp412.
Sementara itu, dalam periode satu bulan, harganya merosot 17,65 persen dari titik tertinggi Rp438. Tren koreksi berlanjut pada indikator tiga bulan yang terkikis 17,16 persen.
Tekanan bahkan kian mendalam pada periode enam bulan dengan kejatuhan mencapai 63,64 persen dari posisi puncak Rp905 per saham.
Secara akumulatif sepanjang tahun berjalan, kinerja Year to Datesaham TRIN terperosok hingga 75,22 persen dari level tertingginya di Rp1.975 per saham.
Meski begitu, saham TRIN masih membukukan pertumbuhan positif pada perbandingan jangka panjang. Performa satu tahun masih mencatatkan lonjakan 154,55 persen dari titik terendah Rp100.
Kinerja tiga tahun tercatat menguat 84,21 persen, sedangkan performa lima tahun tumbuh 17,65 persen dari harga terendahnya di level Rp68 per saham.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.