Deretan Saham Paling Melesat Sepekan, Ada yang Tembus 85 Persen

Deretan emiten di bursa berhasil mencatatkan penguatan harga secara masif, dengan kenaikan imbal hasil harian hingga mingguan yang mencapai puluhan persen dan dipimpin oleh lonjakan impresif di sektor logistik hingga industri manufaktur.

Berdasarkan data perdagangan bursa terkini, sepuluh emiten berhasil menduduki jajaran penguat harga saham tertinggimingguan dengan kenaikan imbal hasil berkisar antara 33,20 persen hingga 85,66 persen.

Penguatan tersebut dipimpin oleh emiten penyedia jasa logistik dan kurir, PT Satria Antaran Prima TbkSelama satu pekan perdagangan, saham SAPX melonjak 85,66 persen hingga menyentuh harga Rp505,00 per lembar saham.

Performa impresif saham SAPX turut ditopang oleh kenaikan harga harian sebesar 24,38 persen pada penutupan perdagangan terakhir, sehingga mendorong kapitalisasi pasarnya menjadi Rp420,83 miliar.

Dalam cakupan waktu yang lebih panjang, imbal hasil saham SAPX sejak awal tahuntelah menguat sebesar 66,12 persen.

Menempel ketat di posisi kedua, emiten produsen kain nonwoven, PT Multi Spunindo Jaya Tbk, membukukan lonjakan harga sebesar 83,33 persen dalam sepekan ke posisi Rp825,00 per lembar saham.

Kendati pada perdagangan harian terakhir sempat terkoreksi 7,30 persen, performa saham MSJA secara konsisten tetap mencatatkan imbal hasil YTD yang melonjak pesat hingga 144,08 persen.

Saat ini, nilai kapitalisasi pasar MSJA merupakan salah satu yang terbesar di jajaran top gainers mingguan, yakni mencapai Rp4,85 triliun.

Lonjakan Saham Perhotelan, Investasi, dan Pembiayaan

Sektor perhotelan dan pariwisata turut menunjukkan taringnya melalui emiten pengelola jaringan hotel, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk

Harga saham SHID berhasil terangkat 50,46 persen dalam sepekan hingga berada di level Rp820,00 per lembar saham.

Penguatan ini juga didorong oleh kenaikan harian sebesar 5,81 persen pada perdagangan terakhir, dengan nilai kapitalisasi pasar perseroan tercatat sebesar Rp917,85 miliar.

Di posisi keempat, emiten jasa investasi PT Magna Investama Mandiri Tbkmengantongi kenaikan harga saham mingguan sebesar 47,92 persen ke level Rp142,00 per lembar saham.

Penguatan mingguan MGNA disokong oleh kenaikan harian sebesar 4,41 persen, dengan total kapitalisasi pasar mencapai Rp484,38 miliar.

Sementara itu, emiten lembaga pembiayaan PT Pool Advista Finance Tbkmengamankan peringkat kelima dalam jajaran saham tercuan sepekan.

Saham POLA menguat 43,40 persen dalam kurun waktu satu minggu hingga parkir di harga Rp76,00 per lembar saham.

Pergerakan harian saham POLA ditutup naik 7,04 persen, dengan nilai kapitalisasi pasar perseroan tercatat mencapai Rp254,68 miliar dan perolehan imbal hasil YTD sebesar 38,18 persen.

Aksi Beli di Sektor Ekonomi Kreatif dan Konsumsi

Penguatan bursa saham mingguan juga merambah ke emiten holding ekonomi kreatif dan media digital, PT Multi Garam Utama Tbk

Saham FOLK menguat 40,11 persen dalam sepekan hingga berada pada harga Rp262,00 per lembar saham.

Pada penutupan perdagangan harian terakhir, saham FOLK terangkat 3,97 persen, membawa total kapitalisasi pasarnya menembus angka Rp1,07 triliun.

Selanjutnya, emiten pengelola jaringan gerai minuman kekinian PT Platinum Wahab Nusantara Tbkmencatatkan lonjakan harga saham sebesar 37,88 persen dalam sepekan.

Saham TGUK menguji level Rp91,00 per lembar saham setelah ditutup melesat 9,64 persen pada perdagangan harian terakhir. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar TGUK tercatat sebesar Rp325,00 miliar.

Pada posisi kedelapan, emiten penyedia infrastruktur pendidikan PT Multisarana Intan Eduka Tbkmembukukan kenaikan harga saham mingguan sebesar 34,15 persen ke level Rp165,00 per lembar saham.

Pergerakan saham MSIE terbilang sangat agresif dengan melonjak 10,00 persen secara harian.

Secara akumulatif sepanjang tahun berjalan, performa imbal hasil YTD saham MSIE menjadi yang tertinggi di antara kesepuluh emiten ini, yakni meroket hingga 243,75 persen dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp240,90 miliar.

Sektor Kosmetik dan Kesehatan Lengkapi Jajaran Tercuan

Emiten industri kosmetik, perawatan kecantikan, dan obat tradisional yang didirikan oleh Martha Tilaar, PT Martina Berto Tbk, berada di peringkat kesembilan.

Saham MBTO mencatatkan reli penguatan mingguan sebesar 33,33 persen hingga mencapai posisi harga Rp168,00 per lembar saham.

Lonjakan saham MBTO turut dipicu oleh aksi beli masif pada perdagangan harian terakhir yang membuat harganya melesat 19,15 persen, dengan kapitalisasi pasar perseroan sebesar Rp179,76 miliar.

Menutup jajaran 10 emiten dengan kenaikan harga tertinggi sepekan, PT Soho Global Health Tbkmencatatkan imbal hasil mingguan sebesar 33,20 persen ke level Rp1.605,00 per lembar saham.

Kendati saham emiten penyedia layanan kesehatan dan farmasi terintegrasi ini sempat terkoreksi 2,13 persen pada penutupan perdagangan harian terakhir, SOHO tetap memegang nilai kapitalisasi pasar terbesar di kelompok ini, yaitu mencapai Rp20,37 triliun, dengan imbal hasil YTD tumbuh 17,15 persen.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.