EMAS dan BRMS Gerakkan IDX Basic Materials, ini Analisis Saham untuk Esok

Saham BRMS Hari ini: Reli Berlanjut atau Ambil Untung?Harga BRMS Ada di Atas MA5 Sampai MA200, Ke Mana Peluangnya?

Namun, BRMS memiliki beberapa sinyal yang perlu diperhatikan. RSI berada di 54,695, masih netral, sedangkan MACD berada di -47,971 dengan sinyal jual.

StochRSI juga berada di 100 sehingga saham masuk area jenuh beli pada indikator tersebut.

Moving average masih mendukung tren naik. MA5 berada di Rp648, MA10 Rp587,10, MA20 Rp639,05, MA100 Rp614,23, dan MA200 Rp389,565. Sebagian besar memberikan sinyal beli.

Hanya MA50 sederhana di Rp835,22 yang masih memberikan sinyal jual, sementara MA50 eksponensial Rp699,62 masih memberikan sinyal beli.

Pivot klasik BRMS berada di Rp675, dengan support Rp645 dan resistance Rp725, Rp755, hingga Rp805. Karena harga penutupan Rp750 berada sedikit di bawah R1 Rp755, area Rp755 menjadi level penting pada perdagangan berikutnya.

Jika mampu ditembus dan dipertahankan, ruang menuju Rp780–Rp805 terbuka berdasarkan resistance dan level pivot berikutnya.

Sebaliknya, apabila gagal bertahan di atas Rp745–Rp750, tekanan dapat membawa harga menguji Rp735–Rp740. Area tersebut menjadi support jangka pendek yang perlu diperhatikan.

Rekomendasi Teknikal Senin

Berdasarkan kombinasi harga, momentum, moving average, dan pivot point, EMAS memiliki momentum yang lebih kuat dibandingkan BRMS, tetapi juga memiliki kondisi overbought yang lebih tinggi setelah kenaikan 17,72 persen.

  • EMAS: Trading Buy dengan perhatian pada area Rp9.000–Rp9.100, resistance awal Rp9.500, dan support berikutnya Rp8.750–Rp8.800. Penguatan di atas Rp9.500 akan menjadi konfirmasi lanjutan momentum, sementara pelemahan di bawah Rp8.750 mengurangi kekuatan tren jangka pendek.
  • BRMS: Trading Buy on Weakness selama mampu bertahan di area Rp745–Rp750. Resistance terdekat berada di Rp755, kemudian Rp780 dan Rp805. Support berada di Rp740–Rp735. Penembusan Rp755 dengan volume yang mendukung akan memperkuat peluang pengujian resistance berikutnya.

Perlu dicatat, data perdagangan juga menunjukkan adanya tekanan jual asing pada kedua saham. Pada 28 Agustus, net foreign BRMS tercatat sekitar minus Rp54,20 miliar, sedangkan EMAS sekitar minus Rp76,99 miliar.

Karena itu, pergerakan volume dan aliran dana pada awal pekan menjadi faktor penting untuk mengonfirmasi keberlanjutan tren.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.