Komisaris Dharma Politemal (DRMA) Lepas Ratusan Ribu Saham, Jual di Harga Segini

Dharma PolimetalPerkuat Manufaktur Global, Bidik Mitra Baru di AutomechanikaBentuk Usaha Patungan Bersama Minth Group, Laba Bersih DRMA Tergerus 15,6 Persen

“Seiring tren penggunaan kendaraan listrik yang makin berkembang, kita melihat bahwa pasar komponen kendaraan jenis ini juga terus membesar.

Untuk menangkap peluang pasar yang makin besar itulah DRMA menggandeng Minth Group sebagai mitra strategis dengan membentuk usaha patungan,” kata Irianto dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu, 16 September 2026.

PT Dharma Minth Indonesia akan berfokus memproduksi komponen EV untuk memasok berbagai merek. Kehadiran Minth Group juga diharapkan membuka akses DRMA kepada pelanggan baru.

Irianto mengatakan peluang tersebut didukung jaringan Minth Group yang telah menjadi mitra global bagi lebih dari 80 merek di industri komponen otomotif.

“Harapan kami, kemitraan strategis ini juga akan membuka peluang bagi DRMA untuk melakukan penetrasi kepada pelanggan baru,” imbuh Irianto.

Bagi DRMA, ekspansi tersebut membuat bisnis komponen EV tidak hanya bertumpu pada produk yang telah dimiliki perseroan.

Melalui JV ini, perseroan masuk ke beberapa jenis komponen baru yang berkaitan langsung dengan struktur dan sistem kendaraan listrik.

Pabrik Dharma Minth Indonesia akan memanfaatkan fasilitas produksi yang telah dimiliki Dharma Group. Lokasinya berada di MM2100 Industrial Town, Cibitung, dan direncanakan mulai beroperasi pada kuartal II 2027.

Perusahaan patungan tersebut memiliki nilai investasi awal sebesar Rp45 miliar. Struktur kepemilikannya terdiri atas 51 persen saham Minth Group dan 49 persen saham Dharma Group.

Dengan struktur tersebut, Minth menjadi pemegang saham mayoritas dalam Dharma Minth Indonesia. Sementara itu, DRMA memiliki hampir separuh kepemilikan dan akan memanfaatkan fasilitas produksi yang sudah tersedia di kelompok usaha Dharma.

DRMA menyebut kerja sama ini diharapkan memberikan dua manfaat, yakni transfer teknologi dan pembentukan sumber pertumbuhan pendapatan baru.

“Kami optimis, setidaknya kerja sama ini akan memberikan dua manfaat positif bagi Dharma Group, yaitu transfer teknologi dan terbentuknya mesin pertumbuhan pendapatan yang baru,” ujar Irianto.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.