Morgan Stanley Lepas 450 Juta Saham GOTO, Jual di Harga Murah

Aturan Baru BEI Berlaku, Bagaimana Nasib Saham GOTO Usai ARB ke Rp43?

Proyeksi AnalisĀ 

Morgan Stanley Kian Rajin Koleksi Saham GOTO, Kini Tambah 400 Juta Lembar

Meski demikian, laba bruto GOTO tetap melonjak 38,05 persen mencapai Rp6,80 triliun dibandingkan posisi periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,93 triliun.

GOTO juga mampu mencatatkan keuntungan selisih kurs mata uang asing sebesar Rp315,14 miliar, berbalik dari kerugian selisih kurs sebesar Rp44,34 miliar pada semester I 2025.

Dengan perkembangan perolehan tersebut, GOTO mencatatkan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp691,25 miliar, berbalik dari kondisi rugi sebelum pajak sebesar Rp499,48 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Laba per saham dasar dari operasi yang dilanjutkan turut meningkat menjadi Rp0,57 per saham dari sebelumnya rugi Rp0,55 per saham.

GOTO Gelar RUPSLB

Diberitakan sebelumnya, GOTO dalam waktu dekat berencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar BiasaPertemuan penting pemegang saham tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB berlokasi di Kantor GoTo, Gedung Pasaraya Blok M Lantai 7, Jakarta Selatan.

Agenda pertama adalah persetujuan atas rencana pengurangan modal perseroan melalui penarikan kembali sebagian saham tresuri.

Saham yang akan ditarik kembali tersebut merupakan hasil dari aksi korporasi pembelian kembali sahamyang telah dilaksanakan perseroan pada periode 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025.

Langkah pengurangan modal ditempatkan dan disetor ini nantinya juga akan mengubah Anggaran Dasar Perseroan.

Agenda kedua yang tidak kalah krusial yakni persetujuan atas pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari jabatannya sebagai Wakil Direktur Utama GoTo.

Pengunduran diri petinggi jajaran direksi ini akan diputuskan resminya dalam forum rapat tersebut.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.