Swayasa Prakarsa Bidik Dana IPO Rp45,22 Miliar, Lepas 323 Juta Saham

Rekor Emas USD5.594 Mulai Menjauh, Apa Reli Besarnya Mulai Tamat?Subsidi Energi 2027 Naik Jadi Rp272,95 Triliun, Akankah Beban APBN Makin Berat

Selanjutnya, sekitar Rp12,2 miliar dialokasikan untuk belanja modal. Dana tersebut digunakan antara lain untuk pembangunan gedung kantor manajemen dan pusat distribusi di Purwomartani, Kalasan, Sleman, dengan nilai sekitar Rp10,7 miliar.

Pembangunan gedung tersebut dilakukan di atas lahan seluas 1.450 meter persegi. Perseroan juga mengalokasikan sekitar Rp500 juta untuk sarana dan furnitur gedung serta Rp1 miliar untuk kendaraan operasional dan logistik.

Pemisahan fungsi tersebut dilakukan agar fasilitas lama dapat lebih difokuskan untuk kegiatan manufaktur.

Sementara itu, sekitar Rp12 miliar akan digunakan untuk pembayaran utang.

Sebanyak Rp2 miliar di antaranya digunakan untuk membayar sebagian utang kepada PT Gama Multi Usaha Mandiri, sedangkan sisanya untuk menyelesaikan kewajiban keuangan perseroan lainnya.

Jadwal IPO Swayasa Prakarsa

Penawaran umum saham Swayasa Prakarsa dilakukan melalui sistem Penawaran Umum Elektronik

Masa penawaran awal atau bookbuilding berlangsung pada 24–27 Agustus 2026. Perseroan memperkirakan memperoleh pernyataan efektif dari OJK pada 31 Agustus 2026.

Selanjutnya, masa penawaran umum perdana saham dijadwalkan pada 2–8 September 2026. Penjatahan saham dilakukan pada 8 September 2026, kemudian distribusi saham dan pengembalian uang pemesanan pada 9 September 2026.

Saham Swayasa Prakarsa dijadwalkan mulai tercatat di BEI pada 10 September 2026.

Dalam prospektus, perseroan mencantumkan sejumlah risiko usaha, termasuk ketergantungan terhadap saluran distribusi dan pemasaran serta risiko likuiditas perdagangan saham setelah tercatat di bursa.

Disclaimer

Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.

Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.

Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.