RKAB Disetujui Pemerintah, Kuota Produksi UNTR Naik 12,4 Juta TonUNTR Makin Agresif Garap Emas, Akuisisi ASA Jadi Strategi Diversifikasi
Kondisi tersebut secara tidak langsung membuat para pemilik tambang menahan ekspansi dan porsi pembelian armada alat berat berukuran besar.
“Tadi bicara karena memang impact RKAB ini di tengah tahun, memang langsung berimbas kepada mining contracting, kemudian Tuah Turangga Agung di pertambangan batu bara, dan indirectly juga impact ke heavy equipment,” bebernya.
Meskipun kuota produksi telah dinaikkan mendekati kapasitas optimal 15 juta ton, manajemen kini menghadapi tantangan iklim cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino.
Kondisi musim kemaraudi wilayah operasional Kalimantan Tengah berpotensi menghambat logistik pengiriman batu bara melalui jalur sungai.
“Namun memang ada lagi tantangannya. Makanya kita mesti banyak berdoa ini.
Tantangannya ini sekarang tuh lagi El Nino, lagi dry season di area Kalimantan Tengah. Jadi, kita produksi, dan nanti kita jualannya mesti di Q4, November-Desember lebih maximize.
How to sell, sebagian kita simpan dulu, baru kita jual,” terang Vilihati.
Guna memperkuat diversifikasi portofolio batu bara ke depan, perseroan menegaskan pembagian segmen bisnis batu bara secara lebih spesifik antara thermal coal dan metallurgical coal
Manajemen menilai komoditas metcoal atau steelmaking coal memiliki ketahanan harga dan prospek pasar yang sangat solid karena belum memiliki produk substitusi di industri manufaktur baja.
“Kita sekarang kalau menyebut lebih spesifik, enggak mau bilang batu bara doang. Tapi batu bara thermal dan batu bara metcoal atau kita sebutnya steelmaking coal.
Karena kalau yang terkait dengan metcoal, itu memang sampai saat ini belum ada substitusinya. Kalau thermal coal kan ada ya substitusinya yaitu renewable energy,” ungkapnya.
Disclaimer
Seluruh informasi yang disajikan dalam artikel ini bertujuan untuk menambah wawasan dan referensi pembaca mengenai pasar modal, ekonomi, bisnis, dan investasi.
Informasi, opini, maupun analisis yang dimuat tidak dapat dijadikan sebagai ajakan, rekomendasi, atau saran untuk membeli maupun menjual instrumen investasi tertentu.
Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing pembaca. tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian maupun konsekuensi yang timbul dari penggunaan informasi dalam artikel ini.